Para kaum muda, mungkin bisnis kosmetik menjadi bisnis yang cukup menjanjikan. Bagaimana tidak, tingginya tingkat pasar menjadikan bisnis ini memiliki keuntungan yang berkali lipat. Menjual brand kosmetik lainnya mungkin menjadi cara cepat untuk mendapatkan keuntungan, terlebih brand yang sudah sangat terkenal. Namun bagaimana dengan bisnis kosmetik brand sendiri? Mungkin hal ini terlihat mustahil, tapi langkah yang benar akan menuju kesuksesan. 

Bangun konsep brand Anda

Langkah awal yang patut dilakukan adalah membangun konsep bisnis kosmetik brand sendiri. Konsep yang Anda bangun adalah bagaimana bisnis Anda bisa mendapatkan perhatian konsumen nantinya. Kosmetik sendiri adanya banyak jenis, mulai dari perawatan hingga kosmetik untuk mempercantik diri. Tentukan mana, brand kosmetik yang akan Anda gunakan. 

Mungkin Anda ingin membuat brand kosmetik yang berfokus pada perawatan wajah. Maka tentukan, juga target konsumen yang dituju, apakah remaja atau wanita dewasa. Untuk remaja mungkin perawatan wajah yang diperlukan adalah perawatan yang bisa memutihkan, sedangkan wanita dewasa akan lebih menyukai perawatan anti aging. 

Sedangkan untuk brand kosmetik yang mengacu pada lipstik dan foundation, Anda perlu menyediakan beberapa shade. Pasalnya, kulit wanita Indonesia itu beraneka ragam, ada putih, kuning langsat dan sawo matang. Mengeluarkan satu shade lipstik dan foundation saja tidak akan cukup sehingga harus beberapa shade agar bisa digunakan oleh semua wanita dengan kulit yang berbeda. 

Jangan lupakan desain brand 

Membangun bisnis brand kosmetik sendiri sangat penting disertakan desain dari brand. Lebih artinya pada logo brand Anda. Logo yang ada harus bisa menggambarkan karakteristik dari brand Anda sendiri. Dengan begitu, konsumen akan lebih mengenal produk kosmetik yang Anda jual. Paling penting dalam membangun brand harus menginfokan semua hal yang terkait akan manfaat dan khasiat dari kosmetik tersebut. 

Pemasaran 

Pemasaran adalah hal terpenting agar brand Anda bisa kenal oleh orang luas. Pemasaran bisa dilakukan dengan dua cara, yakni secara offline dan online. Tentunya keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Untuk pemasaran secara offline mungkin bisa dilakukan dan mengenai target pasar secara langsung. Hanya saja, pemasaran yang satu ini kurang efektif untuk dilakukan. 

Sedangkan pemasaran yang dilakukan secara online akan lebih menjangkau secara global. Tidak hanya itu saja, pemasaran secara online juga bisa lebih murah dibandingkan secara offline. Hanya saja, konsumen tidak bisa mudah langsung percaya akan brand yang belum pernah dikenal. Lagipula strategi pemasarannya juga harus butuh strategi. 

Terdaftar BPOM

Untuk menambahkan kepercayaan masyarakat, sangat penting untuk mendaftarkan pada BPOM. Kosmetik yang terdaftar pada BPOM artinya kosmetik yang sudah aman dan bisa digunakan. Hal inilah yang membangun kepercayaan konsumen pada bisnis kosmetik brand sendiri. 

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *